Move On dari Cengkeraman Gadget

Rancah.com – Dari kota hingga pelosok desa gadget sudah menyebar kemana-mana. Cengkeraman gadget seorang cengkeraman kuat yang sangat sulit untuk dihindari. Saking kuatnya maka lahir istilah kecanduan gadget.

Kecanduan gadget ini berasal dari pengalaman yang diulang-ulang dan menimbulkan kenikmatan juga kesenangan. Misalnya ketika seseorang memperoleh skor tinggi ketika bermain game, atau seseorang yang aktif di media sosial karena mendapatkan banyak tanggapan positif atas status dan poto yang diunggahnya.

Untuk mengatasi kecanduan gadget, intinya kita harus memiliki motivasi untuk berusaha ke arah yang lebih baik. Kalau kita sadar itu tak baik, maka obatnya adalah berubah. Caranya ya kita harus menghindari yang berkaitan dengan gadget. Berikut ini ada beberapa langkah agar sukses move on dari gadget :

Pertama, berkomitmen menyediakan waktu khusus untuk bersama keluarga tanpa gadget. Terapkan aturan main seperti mengumpulkan gadget di tengah meja makan saat makan bersama. Atau gunakan metode 1821, yaitu mematikan gadget di jam-jam kumpul keluarga yaitu jam 18.00-21.00.

Kedua, singkirkan kecemasan saat mematikan gadget sejenak. Jangan khawatirkan bagaimana nanti orang-orang menghubungi kita atau kita akan tidak mengetahui informasi terkini, dll.

Ketiga, raih lagi makna berinteraksi. Apakah interaksi melalui media dapat menggantikan interaksi tatap muka secara langsung? Tentu tidak. Ada banyak hal yang tidak tercakup dalam interaksi lewat media, seperti sentuhan dan bahasa tubuh lainnya, padahal ini berperan sebanyak 80% dalam komunikasi.

Keempat, terapkan komunikasi yang harmonis dalam keluarga. Biasakan untuk saling mendengar dan memerhatikan ketika yang lain berbicara. Bagi orangtua, biasakan untuk menyamakan posisi mata agar sejajar saat berbicara dengan anak.

Kelima, lakukan beragam aktivitas keluarga yang membutuhkan gerak tubuh dan mengasah otak. Misalnya jalan-jalan ke museum, mendaki gunung, berenang, membuat kerajinan dari barang bekas, berkebun, atau memasak bersama.

Keenam, pada kasus kecanduan gadget yang parah, diperlukan pula penanganan ahli. Disamping mengikuti psikoterapi atau konseling pecandu gadget juga akan diberikan obat untuk menyeimbangkan kembali neurotransmitter yang bekerja sebagai penghubung antara otak ke seluruh jaringan saraf dan pengendalian fungsi tubuh.