Penyakit Cinta Dan Solusi Menjalin Hubungan Yang Sehat

Rancah.com – Cinta, dapat menjadikan kepribadian seseorang menjadi kreatif, semangat dan senantiasa berpenampilan menarik. Sehingga akan menampilkan seseorang menjadi luar biasa. oleh karnanya, sebelum kita menyentuh hakikat cinta lebih dalam lagi ada baiknya kita melihat dari berbagai sisi penyakit cinta yang sangat rentan terhadap para pencinta.

Pertama, bakteri-bakteri cemburu. Kecemburuan, Selain memiliki dampak positif dan wajar ternyata kecemburuan dapat mendorong seseorang kearah negatif yang dapat membuat suasana dan keadaan semakin memburuk juga terkadang dapat berimbas terhadap orang lain dalam pelampiasan kecembuaruan yang menyala-nyala, Mengorbankan diri sendiri, Mengurung diri, Hingga membanting barang-barang berharga sekalipun seolah-olah menjadi gambaran sketsa kemarahan.

Ketika seseorang mengidap bakteri kecemburuan berbagai tindakan dan prilaku akan tercermin baik secara sadar maupun tidak sadar, Selain itu masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari kecemburuan yang dialaminya dapat mempengarui mental dan psikologisnya. Jika penyakit itu tanpa kendali maka akan semakin besar dampak yang bisa merugikan seseorang yang sedang dikerumuni bakteri cemburu itu sendiri. Jika anda mengalami dan sudah merasakan adanya tanda-tanda akan bakteri yang penulis maksud maka anda harus mewaspadai bakteri tersebut dapat menjalar dan dampak negativ yang fatal dan yang harus anda lakukan adalah mensterilkan bakteri-bakteri yang penulis maksud dan anda harus :

  • Memahami dengan jelas latar belakang timbulnya prasaan cemburu pada diri anda, Jangan hanya mendengar isu yang disampaikan seseorang kepada anda, Karna boleh jadi isu itu tidak sesuai dengan fakta
  • Ajaklah pasangan anda untuk berkomunikasi, sampaikan prasaan anda
  • Jangan saling menyalakan satu sama lain serta berusahalah jadi pribadi yang tenang ketika berada dihadapan mereka
  • Intropeksi diri, Sejauh mana pengertian dan perhatian yang sudah anda berikan kepada pasangan anda
  • berfikir positif dan selalu optimis

Kedua, Cinta dan gejala nafsu. Dalam dunia medis menyarankan kepada pasien untuk menkonsumsi makanan yang tidak menimbulkan dampak negativ terhadap penyakit-penyakit tertentu, Dalam dunia cinta-Pun sama halnya dengan dunia medis terkadang makanan yang terhidang yang menggugah salera makan memiliki dampak yang fatal terhadap kesehatan cinta. Terkadang, seseorang hadir dalam kehidupan kita dengan sosok yang cukup ideal Namun pada ahirnya mengantarkan kita pada penyakit yang dapat merugikan hati dan prasaan dalam kehidupan kita. Pada saat seorang dilanda asmara kebahagiaan memenuhi hidupnya sehingga sama hal-Nya dengan contoh diatas akan menkonsumsi (melakukan) apapun akan terasa indah tanpa sedikitpun merasa kawatir terhadap dampak yang akan timbul sehingga berhubungan intim sekalipun seolah-olah menjadi trend masa kini.

Jika kita merasakan sulit untuk menghindari makanan yang dapat menyebabkan terganggunya kesehatan cinta yang kita jalin kita dapat mengurangi pola makan kita yang terlalu berlebihan tersebut guna meredam gejala nafsu yang timbul dengan mengganti pola berpacaran

  • Berduaan ditempat yang sepi memiliki resiko yang lebih besar pasangan kekasih untuk melakukan perbuatan mesum karna, Tempat adalah bagaikan makanan yang terhidang menggugah salera yang dapat membangkitkan insting kita untuk melakukan sesuatu terlarang sekalipun. Karna naluri insani kerap menganggap kesempatan adalah peluang
  • Bersenda gurau hal-hal negatif yang mengarah kepada pembicaraan yang sensual , Seperti berhubungan intim akan dapat memancing keingintauan untuk mencoba melakukannya bersama pasangan
  • kebiasaan pola pacaran yang selalu dilakukan, Seperti bermesraan, Bercumbu, Maupun berpelukan membuat pribadi seseorang selalu ingin mencobanya dengan pasangan yang lain. Sehingga kegemaran gonta ganti pasangan menjadi karakter yang mencirikan kepribadiannya
  • Maraknya aborsi disebabkan oleh pribadi-pribadi yang tidak bertanggung jawab ia mengorbankan kehidupan janinnya dengan melakukan aborsi demi menepis prasaan malu sebagai kemungkinan yang akan dialami. Mereka tidak pernah menghargai makna kehidupan mereka tidak memberikan kesempatan kepada janin mereka untuk membuka matanya menyaksikan kehidupan dunia ini, Padahal janin mereka tidak mengharapkan hal lebih dari sang bunda kecuali kesempatan hidup dan dapat lahir dengan selamat untuk menapak hari-hari dan ingin merasakan kebahagiaan seperti sang bunda rasakan. Namun, ternyata fakta memilukan kerap kali tidak bersahabat dengan para janin yang menjadi koorban ini. Kini calon bayi itu hanya dapat melantunkan kalimat demi kalimat sebagai jeritan hatinya

“Bunda, aku tau kehadiranku membuat hati bunda risau sehingga hari-hari bunda menjadi suram kelabu. Kemurungan bunda, kegundaan bunda, membuat perih hati ini aku tau disaat momen-momen seperti ini janin-janin seusiaku sedang merasakan hangatnya elusan kasih dari jari jemari ibunya aku rela jika tidak mendapatkannya dari bunda, aku rela jika bunda membenci kehadiranku dan aku rela bunda bunuh diri ini hanya demi kebahagiaan bunda, Tapi duhai bunda sebagai ucapan terahirku izinkan janin bunda ini berucap bahwah, Aku sayang bunda, Meskipun bunda sangat membenci kehadiranku ini. Selamat tinggal bunda, semoga bahagia menyertai bunda”.

Ketiga, Prustasi karna cinta.

Jika tim medis memberi intruksi untuk mewaspadai penyakit H-I-P, dikarnakan usaha mereka yang sudah mengerah kemampuan, Memeras otak, Dan kejelian mereka banyak menuai kegagalan dalam menemukan solusi terbaik bagi penyakit ini sehingga tim medis memponis mati bagi pengidap penyakit ini maka dalam dunia cinta-Pun kita diharapkan dapat terhindar dari penyakit H-I-P ini yaitu hura-hura, Impian hancur, Dan prustasi karna setiap penderita penyakit ini mengalami permasalahan yang sangat butuh perhatian serius dari berbagai pihak untuk menyelamat penderita penyakit ini.

Pengidap penyakit cinta dalam bahasan ini tidak kalah pentingnya sebagai penyakit yang cukup memprihatinkan karana terkadang timbulnya dapat secara tiba-tiba melalui prosesi yang cukup cepat jika pengidapnya dibiarkan saja berkemungkinan besar dapat membunuh masa depan pengidap penyakit ini, Lebih dari itu mereka tidak akan segan-segan menghabiskan barang-barang berharga sekalipun yang dapat mengarah diri mereka terjerumus kedalam dunia narkoba sekalipun atau pergaulan yang tak terbatas. Oleh karnanya kita tidak dapat mengabaikan permasalahan ini, Permasalahan ini sangat rawan bagi kalangan remaja dan bahkan kerap kali orang dewasapun mengalaminya.

Dalam berbagai linteratur buku bacaan, Surat kabar, Dan berbagai media elektronik sering membuat kita tercengang ketika menyaksikan beberapa tokoh populer yang tergeletak hanya karna putus cinta dengan berbagai prubahan drastis yang terjadi dalam kehidupannya, Belakangan kabar yang membuat hati kita pilu terhadap beberapa pengakuan para pekerja seks komersial yang dimuat dimedia televisi dari para remaja yang menjadi doli-doli lantaran prustasi ditinggal pergi sang kekasih setelah melakukan hubungan intim, Seiring maraknya fonomena, Menyebar kabar pada berbagai media dengan maraknya angka korban bunuh diri hanya karna prustasi terhadap pengalaman pahit yang dialami para pribadi dalam menjalin hubungan cinta.

Akar serabut timbulnya permasalahan yang kurang mendapatkan perhatian serius ini adalah hanya karna cinta. Terkadang, pribadi seorang pencinta terlalu mengedepankan Ego dan prasaan ketimbang logika. Andai saja setiap pribadi pencinta dapat mengimbangi secara tepat antara prasaan dan logika hal seperti ini dapat kita hindari karna tidak selamanya prasaan mesti diunggulkan ketimbang logika begitupun sebaliknya namun antara keduanya membutuhkan keseimbangan dengan pertimbangan yang matang.

Semua kita mengakui pentingnya cinta dalam kehidupan ini. Adalah benar, Dalam menjalin cinta ada kalanya kita mencintai seseorang lebih dari segala apa yang kita punya sehingga menimbulkan prasaan takut yang luar biasa akan kehilangan sosok pribadi yang kita cintai dan hal itu adalah suatu kewajaran siapapun kita yang sudah tersentuh oleh cinta dalam kehidupannya tentu dapat memahaminya lebih utuh mengenai hal tersebut.

Seperti yang penulis gambarkan sebelumnya, Para pencinta terkadang lebih mengedepankan ego dan prasaan ketimbang logika dimana saat-saat ketika logika seharusnya mesti diutamakan. Pada saat tertentu kita dapat merasakan pahitnya cinta dengan penuh prasaan sedih nan pilu dalam kesendirian, Prasaan kita bagaikan debu-debu yang berterbangan diterpa angin kencang hingga tanpa terasa pipi kita lembab disebabkan air mata sebagai luapan perasaan yang sedang mencair. Sehingga pada moment seperti itu seolah-olah mati terasa lebih baik ketimbang hidup tanpa sang terkasih, Dalam kekalutan dan kekacauan prasaan yang membaur Narkoba seolah-olah dapat menjanjikan ketentraman, Kedamaian, Serta keteduhan jiwa bagi kita. Semua itu, adalah imajinasi kita yang timbul dalam kekalutan prasaan yang mmenimpa kita yang mendapat dorongan negativ dari keegohan diri. Pada saat bersamaan prasaan lebih unggul ketimbang logika yang kita miliki ia menjadi pemenang dalam kompotisi ini.

” Iblis berkata : Tuhanku oleh karna engkau telah memutuskan bahwah aku sesat, Aku pasti akan jadikan keburukan terasa indah bagi mereka dibumi, Dan aku akan menyesatkan mereka semuanya”. (Qs.Al-hijr : 39)

Dalam keadaan yang penuh dengan kegundaan terkadang para pencinta tidak dapat mengendalikan keadaan yang terjadi dalam kehidupannya sehingga mereka terhanyut oleh ke egohan diri yang terlalu berlebihan hingga tanpa mereka sadari hati mereka yang melahirkan perasaan negativ tersebut adalah buah penyakit yang terselubung dalam sanubarinya sehingga bisikan negativ pada hati mereka akan dapat menghanyutkan para pencinta dalam keburukan yang dapat merugikan pribadi pencinta itu sendiri.

“Katakanlah, aku berlindung kepada tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, Dari kejahatan setan yang bersembunyi yang membisikkan kejahatan kedalam dada manusia dari golongan jin dan manusia”.(Qs.An-nas : 16)

Cinta, Semestinya selalu didasari dengan ketulusan dengan tanpa pamrih. Karna idealnya adalah siapapun yang kita cintai biasanya akan mencintai balik para pencinta itu sendiri. Namun yang mesti dilakukan oleh para pencinta adalah berusaha menjadi pribadi yang dikenal lebih baik dan dapat menarik simpatik orang-orang yang ada disekelilingnya, Dan ada beberapa sisi yang mesti selalu menjadi perhatian para pencinta.

  • Kegagalan dalam menjalin hubungan cinta adalah sebuah proses untuk mengantar para pencinta menggapai puncak kebahagiaan dengan pasangan yang lebih ideal.
  • kesalahan dalam menyimpulkan permasalahan tanpa mengevaluasi suatu permasalahan secara matang, Akan menciptakan suatu keadaan semakin memburuk.
  • Hidup bersama dengan seseorang yang dicintai namun selalu memikirkan orang lain, Adalah lebih tidak baik ketimbang menanggung perasaan sedih yang timbul sesaat.