New Normal ? kampung asia horitage di banjiri pengunjung

Rancah.com – Pandemi covid-19 cukup meresahkan warga indonesia, para karyawan yang harus kerja dari rumah, perkuliahan yang dilakukan secara daring, tak terkecuali para siswa yang harus belajar melalui aplikasi whatsapp. Marak dan merebaknya pandemi ini membuat orang-orang yang suka travelling untuk berhenti sejenak dari apa yang telah menjadi hobi bagi mereka, suntuk? mungkin hal tersebut tak perlu ditanya lagi.

Harau, sebuah destinasi di 50 kota ikut andil dalam perbaikan covid ini, penurunan pendapatan karena kurangnya wisatawan membuat mereka berbenah untunk dapat meraut untung yang sebesar-besarnya ketika keadaan new normal diberlakukan.

Asian horitage merupakan nama yang diberikan untuk destinasi wisata yang baru dibuka setelah keadaan new normal di berlakukan, dimana didalamnya terdapat kampung jepang, kampung korea dan berbagai gambaran tempat-tempat indah yang instragamable di asia.

Kampung sarosah, ya begitulah orang-orang menyebutnya, dimana disana terdapat bentangan alam yang indah, tebing yang menjulang dan air terjun yang cukup banyak dan airnya juga sejuk itulah yang menambah daya tarik wisatwan untuk berkunjun ke tempat ini. selain itu, sebelum adanya kampug korea dan kampung jepang, di kawasan ini juga telah dibangun kampung eropa yang mana terdapat juga : menara eifel, menara pizza, seribu kincir angin belanda, jalanan paris yang indah dan lainya yang juga telah populer sebelumnya.

Adanya kampung korea dan jepang ini cukup mendongkrak kembali popularitas lembah harau, bahkan setelah dilakukan survey tempat pada hari minggu tempat wisata ini di batasi pengunjungnya karena tatanan new normal baru yang membatasi jarak, dan tempat ini sudah terlalu penuh, maka karyawan disini mengambil tindakan untuk membatasi pengunjung dari jam 1, sehingga banyak wisatawan yang merasa kecewa.

Menaati peraturan pemerintah dengan tatanan new normal baru, di tempat ini terdapat 2 kali pengecekan suhu tubuh, di wajibkan memakai masker, di sediakan tempat pencucian tangan karena target dari pengelola agar tempat dan pengunjung yang lain merasa aman.

Kalau untuk masuk Kawasan Kampuang Sarosah saat ini ada 2 tiket masuk yaitu tiket satuan dan tiket terusan. Untuk tiket satuan, masuk Kampung Sarosah dikenakan biaya Rp5.000 dan untuk masuk Asian Heritage atau Kampung Korea Jepang dan Kampung Eropa dikenakan Rp15.000 masing-masingnya.

Menariknya, disisni juga disediakan baju korean style dan jepang style ( baju tradisional ) untuk disewakan kepada para pengunjung dengan harga yangg lumayan murah meriah dana jasa fotografi untuk hasil foto yang lebih memuaskan.

Harapan kami adalah kabupaten 50 kota kususnya lembah harau menjadi tujuan para wisatawan lokal, nasional maupun internasional yang tidak ketinggalan zaman sehingga mengikuti apa yang sedang trend di masyarakat.