9 Kebiasaan Buruk yang Dapat Menurunkan Sistem Kekebalan Tubuh

Rancah.com – Dengan pandemi COVID-19 yang menyebar dengan cepat, menjadi semakin penting untuk menjaga kesehatan kita. Meskipun belum ada obat yang ditemukan untuk mengatasi virus tersebut, meningkatkan kekebalan tubuh bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif. Namun, apabila kita masih melakukan kebiasaan buruk terus-menerus, maka upaya meningkatkan sistem imun tidak akan bekerja secara efektif.

Perlu Anda ketahui, ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh:

  1. Kebutuhan tidur yang kurang

Tidur yang cukup membantu tubuh beristirahat dan bersiap untuk melawan infeksi, bakteri, virus, dan pemicu lainnya. Jika Anda kurang tidur, tubuh Anda tidak memiliki kesempatan untuk melawan penyakit secara efektif. Tidur yang cukup adalah 7-8 jam sehari yang bertujuan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap prima.

  1. Kurang latihan atau olahraga

Latihan memainkan peran penting karena ini adalah stimulan yang sangat kuat dari sistem kekebalan tubuh. Aktivitas ini dapat meningkatkan kemampuan untuk menciptakan antibodi dan sel-T, yang merupakan sel darah putih yang membantu tubuh melawan penyakit. Hanya 30 menit berjalan kaki selama 5 hari seminggu dapat membantu sistem kekebalan tubuh Anda bekerja sebaik mungkin.

  1. Asupan nutrisi yang tidak tercukupi

Kualitas makanan sangat penting, tetapi sering diabaikan oleh beberap orang. Hal tersebut dapat memicu penurunan sistem kekebalan tubuh. Asupan makanan kita mengandung banyak bahan kimia beracun dan tidak sehat yang dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh kita. Seiring waktu, hal itu dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan jika tidak diperbaiki, akan terus memburuk.

Asupan nutrisi yang kurang juga bisa menyebabkan Anda kelebihan berat badan, suatu kondisi yang membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit. Pola makan yang sehat harus mencakup banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan susu rendah lemak.

  1. Stres

Tingkat stres yang tinggi dapat menciptakan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh kita, melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan membuat kita lebih rentan terhadap penyakit. Stres menghasilkan hormon kortisol yang merusak fungsi sel T melawan infeksi.

Untuk menghilangkan stres dan tetap sehat, kita harus berolahraga selama 30 menit sehari atau berlatih pernapasan dalam dan meditasi. Semua kegiatan tersebut dapat mengurangi efek stres.

  1. Konsumsi alkohol yang berlebihan

Terlalu sering mengonsumsi minuman beralkohol dapat memiliki efek negatif pada sistem kekebalan tubuh kita. Minum alkohol terlalu banyak dapat menipiskan lapisan mulut dan kerongkongan kita. Minuman tersebut juga membuat sel darah putih kita kurang efektif menyerang bakteri berbahaya dan menurunkan kemampuan tubuh kita untuk memproduksi sel yang mengidentifikasi dan membunuh bakteri dan virus.

  1. Merokok

Aktivitas merokok dapat merusak garis pertahanan pertama, lapisan mulut dan hidung kita, yang sebenarnya merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh kita. Ini membuat kita lebih mudah terserang flu dan flu. Paru-paru kita bisa sangat terpengaruh oleh merokok. Batuk, pilek, mengi dan asma hanyalah gejala awal.

Merokok dapat menyebabkan penyakit fatal seperti radang paru-paru dan kanker paru-paru. Merokok menyebabkan 84% kematian akibat kanker paru-paru dan 83% kematian akibat penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

  1. Kurang minum air putih

Tubuh kita membutuhkan air untuk setiap fungsi yang dilakukannya dan begitu juga sistem kekebalan tubuh kita. Perlu hidrasi yang tepat untuk berfungsi. Air mengeluarkan racun berbahaya dan membantu tubuh kita melawan infeksi. Plus, itu mempengaruhi tingkat energi kita dan bahkan kualitas tidur kita.

Minum air secara teratur sesuai  berat badan membantu seseorang tetap terhidrasi dengan baik.

  1. Asupan Gula Tinggi

Makanan manis juga buruk untuk sistem kekebalan tubuh kita. Sel-sel darah membutuhkan vitamin C untuk melawan virus dan karena glukosa (dari gula) memiliki struktur yang mirip dengan vitamin C, ketika kita mengonsumsi terlalu banyak gula, sel itu sebenarnya mulai bersaing dengan vitamin C untuk mendapatkan ruang dalam sel-sel kekebalan tubuh kita.

Dengan demikian membatasi asupan gula dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh kita tetap sehat. Untuk memuaskan rasa ingin makan-makanan yang manis, makanlah sepotong cokelat hitam, kurma atau permen yang terbuat dari gula merah.

  1. Sering mengonsumsi suplemen

Diet seimbang yang tepat memberi kita semua nutrisi penting. Terlalu banyak mengonsumsi suplemen dapat mengganggu fungsi organ tubuh sehingga dapat menyebabkan efek samping seperti mual, diare, kram perut, masalah pencernaan, kelelahan dan mungkin kerusakan saraf ringan.

Jika kebiasaan yang disebutkan di atas telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari Anda, Anda harus berhenti menurutinya sekarang! Saatnya untuk melakukan perubahan gaya hidup yang baik, meningkatkan  kekebalan tubuh, serta lebih fokus pada perawatan kesehatan preventif.