Puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1441 H Keutamaan, Niat dan Tata Cara Sehari Sebelum Idul Adha 2020

Shutterstock

rancah.com – Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, diawali dengan niat saat sahur hingga buka puasa saat matahari tenggelam.

Puasa ini dilakukan sehari sebelum hari raya Idul Adha yang insyallah di tahun ini jatuh pada 10 Dzulhijjah atau Jumat 31 Juli 2020.

Puasa Arafah bertepatan dengan waktu di mana para jemaah haji melakukan wukuf di Arafah.

Selain itu Puasa tahun ini sangat berkesan karena jatuh pada hari Jum’at, dimana hari Jum’at merupakan Sayyidul Ayyam juga sebagai hari raya untuk umat muslim.

Tata Cara Melakukan Puasa Arafah

  1. Melafalkan Niat

Pertama, Anda harus membaca niat untuk berpuasa yang ditujukan semata-mata hanya untuk Allah SWT. Sebaiknya Anda melafalkan niat di malam hari sebelum tidur hingga sebelum terbitnya fajar. Namun jika terlanjur lupa, Anda masih diperbolehkan melafalkan niat di keesokan pagi sebelum melakukan hal yang membatalkan puasa.

2. Makan Sahur

Kedua, Anda dianjurkan bangun pada dini hari untuk makan sahur. Hal ini dikarenakan sahur merupakan salah satu sunnah puasa, yang artinya jika dikerjakan Anda akan mendapatkan pahala yang setimpal. Namun jika lupa, Anda tetap diperbolehkan untuk melanjutkan ibadah puasa sunnah ini.

3. Menahan Diri

Ketiga, seperti puasa pada umumnya Anda harus bisa menahan diri dari segala hal yang berpotensi membatalkan ibadah puasa. Anda tidak diperbolehkan untuk makan, minum, melakukan hubungan badan, dan hal lainnya. Hindari hal-hal ini dari waktu mulai terbitnya fajar di timur hingga terbenamnya matahari di barat.

4. Berbuka Puasa Secukupnya

Keempat, ketika adzan Magrib berkumandang Anda bisa berbuka puasa seperti saat puasa lainnya. Usahakan untuk melakukan ini segera karena termasuk salah satu hal yang disunnahkan dalam berpuasa. Jangan berlebihan dalam makan dan minum, karena segala hal yang berlebihan itu kurang baik.

5. Lakukan Ibadah Terbaik Lainnya

Terakhir, selama menjalankan puasa sunnah Anda tidak diperbolehkan bermalas-malasan. Tetaplah beraktivitas dan imbangi dengan menjalankan ibadah lainnya, seperti membaca Al-Quran dan Tadabbur Al-Qur’an.

Keutamaan Puasa Arafah

Menjadi amal shalih yang utama di 10 pertama bulan Zulhijah

10 hari pertama di bulan Zulhijjah sangat dicintai oleh Allah.

Bahkan lebih baik dari jihad di jalan Allah, kecuali mujahid syahid dan hartanya habis di jalan Allah.

“Tidak ada satu amal shalih yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan DzulHijjah)”. Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi SAW menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun”. (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah. Hadits senada juga diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ahmad).

Puasa hari arafah dapat menghapus dosa dua tahun

Puasa arafah memiliki keutamaan yang sangat besar. Oleh karena itu, para ulama memasukkan puasa Arafah ini ke dalam puasa sunnah yang sangat dianjurkan (muakkad).

“Puasa hari arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapus dosa setahun yang lalu,” dikutip HR Muslim.

Dari Abi Qatadah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, seorang laki-laki bertanya kepada beliau, “Bagaimanakah puasa arafah?” Beliau menjawab, “Ia dicatat di sisi Allah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.” (HR. Ahmad)

Namun jangan disalah artikan dengan menjalankan puasa ini bisa langsung terbebas dari segala dosa. Menurut jumhur ulama, dosa yang dimaksud dalam pernyataan di atas adalah jenis dosa-dosa kecil yang secara sadar maupun tidak sadar Anda lakukan.

Untuk perihal dosa besar, Allah SWT tetap memberikan jalan terbaik melalui taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh. Keutamaan lainnya yang bisa Anda dapatkan dari ibadah ini adalah pahala terbaik yang dicintai Allah yang telah dijanjikan.

Pastikan Anda menjalankan puasa arafah semata-mata hanya untuk mendapat ridho dari Allah SWT. Dan sempurnakan ibadah Anda di bulan Dzulhijjah dengan berqurban jika dirasa mampu.