Menonton Televisi Buruk Bagi Kesehatan Tubuh? Ini Faktanya

ilustrasi: depositphotos

Rancah.id –¬†Beberapa orang di seluruh dunia menjadi kecanduan menonton televisi. Sangat penting untuk duduk dan melihat efek kesehatan dari menonton TV bagi kehidupan kita. Anda perlu meminimalkan lama menonton televisi agar kesehatan tubuh Anda tetap terjaga.

Berikut adalah beberapa fakta tentang menonton TV bagi kesehatan tubuh Anda.

  1. Beresiko menyebabkan obesitas dan diabetes

Sebuah survei ketat terhadap individu yang menghabiskan banyak waktu menonton TV menunjukkan bahwa mereka makan banyak junk food. Anda mungkin sering tidak menyadari bahwa Anda mengonsumsi banyak lemak yang tidak baik untuk kesehatan Anda.

Anda mungkin jarang menemukan orang yang sering menonton TV dalam waktu yang lama, tetapi juga memiliki diet yang seimbang. Kita juga seringkali terlalu banyak nonton TV tanpa melakukan aktivitas, bahkan jarang berolahraga. Ini menyiratkan bahwa Anda mengkonsumsi banyak makanan berlemak dan tidak mengambil inisiatif untuk membakar lemak berlebih dalam tubuh.

Campuran junk food dengan kurang olahraga meningkatkan resiko Anda menjadi gemuk dan terkena diabetes. Beberapa survei baru-baru ini mengungkapkan bahwa setiap empat jam yang Anda habiskan menatap TV Anda, dapat meningkatkan peluang Anda terkena diabetes sebesar 3,4 persen.

Andrea Kriska, seorang ahli epidemiologi dalam penelitiannya, berfokus pada penelitian terhadap menonton TV hingga waktu yang dihabiskan individu saat duduk. Dia tidak peduli dengan apa yang orang-orang tonton, tetapi yang dilihatnya adalah jangka waktu orang untuk menonton TV.

Dalam temuannya, semakin banyak waktu yang Anda habiskan di TV, semakin banyak Anda meningkatkan peluang terkena diabetes.

  1. Meningkatkan resiko kematian dini

Sebuah penelitian terhadap kaum muda mengungkapkan bahwa menonton banyak acara televisi bisa mengakibatkan kematian dini. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Heart Association Journal menyatakan bahwa orang yang menonton TV selama lebih dari tiga jam sehari memiliki risiko lebih tinggi mengalami kematian dini selama delapan tahun berikutnya.

Orang-orang yang menonton TV kurang dari satu jam sehari memiliki peluang lebih tinggi memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Dianjurkan untuk menonton TV dalam jangka waktu yang tidak lama jika Anda ingin hidup lebih lama.

  1. TV membuat Anda susah tidur

Sebagai manusia, tubuh Anda membutuhkan tidur dan istirahat yang cukup. Konsentrasi berlebihan di TV dapat menyangkal tubuh Anda kesempatan untuk bersantai dengan memotong waktu tidur Anda yang berharga. Anda mungkin lelah dan stres setelah bekerja seharian.

Bahkan, kita disarankan untuk tidak meletakkan TV di dalam kamar tidur. Anda juga perlu mendisiplinkan diri sendiri ketika harus tidur.

  1. Dapat Menimbulkan Agresi Meningkat

Anak-anak selalu menyerap semua informasi yang mereka lihat di video game dan di TV. Ada hubungan erat antara agresi, penggunaan media kekerasan dan desensitisasi terhadap kekerasan. Paparan terhadap kekerasan memengaruhi anak-anak dalam berbagai cara.

Anak-anak cenderung menerima kekerasan sebagai akibat dari paparan awal melalui media. TV dapat membuat anak-anak tumbuh sebagai orang dewasa yang agresif yang tidak baik untuk masyarakat.

Maka dari itu, disarankan bagi kita orang yang lebih dewasa dari mereka untuk selalu memantau apa yang mereka tonton di TV.

  1. Dapat Menyebabkan Depresi

Seringkali, ada beberapa masalah kesehatan mental karena terlalu banyak menonton TV. Menonton TV dalam waktu lama itu berbahaya karena dapat menyebabkan depresi. Meskipun ada sitkom dan pertunjukan berbeda yang dapat menerangi suasana hati kita, itu berbeda dari yang biasanya kita pikirkan.

Jika Anda tidak akan punya cukup waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang dan membagikan masalah Anda, sangat dianjurkan untuk menyediakan waktu bagi teman-teman jika Anda ingin menghilangkan beberapa tekanan dalam hidup.

  1. Dapat menghambat ucapan kata yang pertama kali Anak Anda lakukan

Televisi dan teknologi modern seperti Smartphone bisa sangat mengerikan bagi anak-anak Anda. Mengekspos televisi ke anak-anak Anda sebelum mereka mencapai usia 2 tahun bisa memengaruhi perkembangan bahasa mereka. Menurut David, L. Hill, orang tua harus menghindari menghibur anak-anak mereka menggunakan program TV.

Sangat jelas bahwa menonton TV untuk waktu yang lama bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Dianjurkan untuk mengurangi jumlah jam yang Anda habiskan di depan TV jika Anda ingin menjalani hidup sehat dan umur yang panjang.