Arsenal Pastikan Raih Gelar FA Cup ke-14 Setelah Kalahkan Chelsea di Final

Foto: Arsenal merayakan gelar juara FA Cup ke-14

Rancah.com – Arsenal sukses meraih gelar juara Piala FA 2019/2020 usai mengalahkan Chelsea 2-1 di Stadion Wembley pada Minggu (2/8/2020) dini hari. Dengan perolehan ini, The Gunners, julukan Arsenal, tercatat sudah mengoleksi 14 trofi Piala FA sepanjang sejarah, atau berstatus sebagai pemegang rekor gelar terbanyak di kompetisi sepakbola tertua dunia tersebut.

Keberhasilan Arsenal menjadi juara FA Cup 2019/2020 seakan mengobati kekecewaan pemain The Gunners yang finis di posisi 8 klasemen Liga Primer Inggris. Tim asuhan Mikel Arteta kini menjadi tim Premier League ke-7 yang akan tampil di kompetisi Liga Europa musim depan.

Arsenal bangkit dari ketertinggalan setelah Chelsea awalnya sempat unggul pada menit ke-5 melalui gol Christian Pulisic. Namun, Arsenal kembali kuat di pertengahan babak pertama ketika Aubameyang dijatuhkan oleh Cesar Azpilicueta di kotak pinalti Chelsea. Sang striker asal Gabon milik Arsenal tersebut berhasil mengeksekusi pinalti menjadi gol pada menit 28. Skor 1-1 bertahan hingga waktu turun minum.

Meskipun Chelsea memulai babak kedua dengan kuat, kapten Aubameyang memberi Arsenal memimpin kembali pada menit 67 ketika ia menemukan beberapa ruang di dalam kotak pinalti dan menghasilkan chip cekatan ke gawang Willy Caballero. The Blues harus bermain 10 orang setelah Mateo Kovacic terkena kartu merah pada menit 73.

Skor 2-1 bertahan hingga waktu usai dan memastikan Arsenal meraih gelar juara FA Cup ke-14.

Arsenal adalah klub tersukses di ajang FA Cup pada abad 21. Sejak tahun 2000, The Gunners meraih 7 trofi dari 8 final. Catatan lain, sejak tumbang pada final FA Cup 2001, Meriam London selalu sukses dalam 7 partai final berikutnya sejak 2002 hingga musim ini.

Pada abad 21, Arsenal berhasil mengalahkan Chelsea 3 kali di final pada 2002, 2017, dan 2020. Sedangkan 4 trofi lain diraih usai menang atas Southampton (2003), Manchester United (2005), Hull City (2014), dan Aston Villa (2015).

Pelatih kepala Arsenal, Mikel Arteta juga menorehkan rekor pribadi di Wembley tadi malam. Eks asisten Pep Guardiola itu menjadi orang pertama yang memenangi Piala FA bersama The Gunners sebagai kapten dan pelatih.

Sebelumnya, Arteta pernah menjuarai FA pada 2014 saat dilatih Arsene Wenger. Wenger sendiri merupakan manajer dengan trofi FA terbanyak sepanjang masa, meraih tujuh trofi dalam kurun 1996 hingga 2018.Trofi mayor The Gunners terakhir diraih Wenger pada 2017.

Catatan apik juga ditorehkan Arteta menjadi manajer Arsenal yang sukses memenangi trofi di musim debutnya. Pencapaian serupa terakhir diraih George Graham saat menangani The Gunners pada 1986/1987.

Kesuksesan Aubameyang mencetak brace juga menjadi rekor tersendiri. Penyerang berkebangsaan Gabon itu menjadi pemain pertama yang mencetak brace di semifinal dan final Piala FA sejak 30 tahun lalu. Aubameyang menyamai rekor Ian Rush (Liverpool, 1986) dan Alan Taylor (West Ham, 1975).

Aubameyang sendiri tinggal menyisakan 12 bulan kontraknya bersama Arsenal. Setelah final di Wembley, Arteta berharap penyerang andalannya itu segera menandatangani perpanjangan kontrak. “Dia [Aubameyang] berkontribusi besar dalam meraih trofi ini. Dia sudah banyak berkontribusi untuk tim ini dan kami sangat bangga punya pemain seperti dia di tim kami,” ucap Arteta dikutip laman resmi Arsenal.

“Saya harap demikian [Aubameyang memperpanjang kontrak]. Masa depannya semuanya bergantung pada dirinya, tim yang ingin saya bangun untuk mendukungnya, dan percakapan saya dengan orang-orang yang sangat berpengaruh di sekitarnya,” tambah manajer berusia 38 tahun tersebut.