Sevilla Masih Rajanya Liga Europa

Sevilla

Sumber: Instagram/sevillafc

Rancah.com – Pertandingan Final Liga Europa 2019-2020 di stadion RheinEnergie, Koln, Jerman, sudah selesai diselenggarakan pada Sabtu (22/8) dinihari WIB. Partai puncak mempertemukan Sevilla dan Inter Milan. Kedua klub sangat berambisi untuk memenangkan partai pamungkas ini. Sevilla ingin melanjutkan rekor juara mereka di Liga Europa dan Inter Milan sangat ingin mengangkat trofi juara di musim ini dimana Liga Europa satu-satunya harapan terakhir mereka untuk mengangkat trofi juara.

Banyak yang memprediksikan anak asuh Antonio Conte ini akan memenangkan laga Final. Apalagi Nerazzuri begitulah julukan Inter Milan sangat meyakinkan melaju ke partai Final setelah mereka menang telak 5-0 di partai semifinal.

Inter Milan memulai pertandingan dengan sangat baik. Pada menit kelima Romelu Lukaku dilanggar Diego Carlos. Lukaku tidak membuang kesempatan ini. Lukaku berhasil mengeksekusi penalti sehingga berbuah gol bagi Inter Milan. Les Nervionenses begitulan julukan Sevilla tidak mau menyerah begitu saja. Pada menit ke 12 Jesus Navas memberikan umpan yang dimanfaatkan dengan baik oleh Luuk De Jong melalui sundulan kepala. Sundulan De Jong sempat mengenai tangan Samir Handanovic terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam gawang. Kedudukan berimbang dengan skor 1-1.

Pada menit ke 32 De Jong membuat gol dengan sundulan ke sudut yang sama di gawang Inter Milan. Keunggulan sementara untuk Sevilla. Keunggulan Sevilla hanya bertahan satu menit. Diogo Godin mengkonversi sebuah gol dengan sundulan kepala setelah menerima umpan dari tendangan bebas Marcello Brozovic. Hasil skor 2-2 terjadi dan berlangsung sampai babak pertama usai.

Pada babak kedua Inter Milan dan Sevilla bermain lebih hati-hati. Pada menit ke 65 pasukan Nerazzuri memiliki peluang emas melalui Lukaku. Akan tetapi tendangan dari Romelu Lukaku masih bisa dimentahkan oleh Yassine Bounou.

Pada menit ke 74 malapetaka menimpa Inter Milan. Tendangan akrobatik dari Diego Carlos yang berusaha diblok oleh Lukaku justru berbelok masuk ke gawang Inter Milan. Skor 3-2 dengan keunggulan sementara untuk Sevilla.

Inter Milan bermain lebih ofensif setelah tertinggal. Conte menambah lini serang dengan memasukkan Victor Moses, Christian Eriksen, dan Alexis Sanchez. Strategi ofensif inter Milan hampir saja membuahkan hasil pada menit ke 82. Alexis Sanches mencoba memanfaatkan kemelut di depan gawang Sevilla, akan tetapi tendangannya masih berhasil digagalkan oleh Jules Kounde.

Skor 3-2 bertahan sampai wasit meniupkan peluit yang panjang. Seluruh kubu Sevilla bergembira atas hasil laga ini. Sevilla tetap menegaskan bahwa mereka masih rajanya Liga Europa. Sevilla masih melanjutkan trend positif dengan menambah rekor juara enam kali dari enam final yang mereka lalui di final Liga Europa.