Mantan Kapten Timnas Rusia Mendadak Viral Usai Gebukin Wasit Sampai Masuk RS

Mantan Kapten Timnas Rusia, Roman Shirokov. Foto : Getty Images

 

Mantan kapten timnas Rusia, Roman Shirokov baru-baru ini mendadak viral lantaran melakukan tindakan tidak pantas ke wasit dalam sebuah laga. Diduga, ia menggebuki wasit itu sampai harus masuk rumah sakit.

 

Dikutip dari laman detik.com, Rabu (12/8/2020), ketika itu Roman Shirokov tampil dalam sebuah turnamen amatir bertajuk Moscow Celebrity Cup. Sebanyak 57 caps, dicatatkan pria berusia 39 tahun ini di timnas Rusia. Termasuk halnya menjadi kapten di Piala Eropa 2016 lawan Wales, membela tim Match TV yang merupakan stasiun televisi tempatnya kini bekerja sebagai pundit sepakbola.

 

Namun, dalam pertandingan di babak perempatfinal, Roman Shirokov rupanya tak puas dengan tindakan wasit Nikita Danchenko. Yang membuat amarahnya pun meledak. Dan kemudian, melayangkan bogem mentah dan bahkan tendangan.

 

Menurut keterangan dari seorang saksi mata mengatakan, bahwa Roman Shirokov awalnya mengancam Nikita Danchenko, yang terlihat hendak mengeluarkan kartu.

 

“Kalau kamu mengambil kartu merah, aku akan kasih ini,” kata Shirokov sambil mengacungkan kepalan tangan.

 

Dan pada saat si pengadil lapangan benar-benar mau mengambil kartu merah, Shirokov langsung merespons dengan jotosan bogem mentah ke arah wajah Danchenko.

 

Bahkan setelah si wasit terjatuh ke lapangan pun, Shirokov malah kian membabi buta. Dimana, ia langsung melayangkan sejumlah tendangan ke arah Danchenko yang terkapar. Aksi tersebut, membuat para pemain lain dengan cepat melerai dan mengawal Shirokov untuk menjauh.

 

Sebelum kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh ambulans, wasit Danchenko sendiri dirawat oleh staf medis di lapangan. Hingga akhirnya, laga itu dihentikan. Atas tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Shirokov, wasit itu menderita sejumlah cedera. Melalui akun Instagram-nya, wasit Nikita Danchenko pun mengaku menghabiskan waktu sampai 4,5 jam di rumah sakit, belum termasuk 15-20 menit di emergency room.

 

“Mereka melakukan jahitan di mana-mana, melakukan banyak pemeriksaan. Tapi yang terpenting, aku sepertinya baik-baik saja. Seperti yang dibilang orang-orang, apa yang tidak membinasakanmu cuma akan membuatmu jadi lebih kuat. Oleh karena itu aku akan terus bekerja. Aku ingin berterima kasih kepada semua orang atas dukungannya, ini adalah momen berat buatku dan orang-orang tersayang,” kata wasit tersebut.

 

Lantaran tindakan yang dilakukan oleh Roman Shirokov, banyak pihak yang mencaci maki. Baik dari pihak penyelenggara turnamen maupun kapten timnya sendiri. Bahkan, ia juga diskors dari Match TV tempatnya bekerja.

 

Atas perilakunya yang dianggap sebagai tindak criminal, Shirokov pun disebut terancam jeratan pidana. Meskipun takkan dapat sanksi olahraga karena turnamen itu semata laga amatir yang digelar tidak di bawah federasi sepakbola Rusia. Sementara itu, wasit yang jadi korban kabarnya juga masih ragu melanjutkan gugatan hukum karena risau dengan kariernya, mengingat ia merasa Shirokov punya banyak koneksi.