Belajar Public Speaking Yuk!

rancah.com – Hayoo ngaku siapa yang suka nerveous kalau lagi bicara depan umum?  yang demam panggung mana suaranya?? Saking groginya sampai kita tidak bisa ngomong apa-apa. Badan pun gemetaran. Tenang, itu hal yang wajar teman-teman. Saya rasa, semua orang bahkan orang yang sudah berpengalaman pun mengalami hal tersebut. Tetap tenang dan berdoa saat akan tampil.

Bicara di depan umum atau biasa disebut public speaking, menjadi momok menakutkan bagi orang yang belum terbiasa. Rasanya melihat banyaknya audience serasa kita akan diserang. Eh terlalu hiperbola ya. Intinya sih kita grogi saat kita ditonton oleh banyak orang.

Sebelumnya, pengertian public speaking itu apa sih? Sepertinya kita semua udah tahu ya apa public speaking itu. Jadi, menurut Aristoteles public speaking atau disebut dengan pidato adalah sebuah seni untuk menyampaikan atau meningkatkan kemampuan penulis atau pembicara yang sifatnya untuk menginformasi, mengajak, atau memotivasi audience.

Tujuannya apa sih public speaking itu? Tujuannya sama halnya seperti pengertian dari Aristoteles yaitu, untuk menginformasi, mengajak dan menghibur. Berpidato tidak melulu bersifat serius dan tegang, dapat menyisipkan hiburan berupa cerita ringan sehingga dapat menghibur audience. Selain menyampaikan informasi, berpidato dapat mempengaruhi audience ntuk bertindak. Contohnya yaitu pidato tentang Jakarta banjir, secara tidak langsung pembicara mengajak audience untuk mencintai lingkungan, dengan cara tidak membuang sampah sembarangan.

Sudah membahas tujuan nih, ada poin penting tentunya yaitu, bagaimana cara mempersiapkan pidato agar pesan yang disampaikan dapat mudah dipahami oleh audience. Cara yang pertama yaitu:

  1. Menentukan tema atau topik, ini merupakan poin penting untuk menentukan public speaking. Sumber ide saat menentukan topik dapat diambil dari pengalaman pribadi atau sesuai dengan kebutuhan audience.
  2. Tujuan public speaking. Tujuan tersebut ada berupa tujuan umum dan khusus. Tujuan umum untuk menghibur, informatif dan mengajak atau membujuk. Sedangkan tujuan khusus yaitu dapat memberikan hasil akhir dari pidato.
  3. Tesis. Metode ini adalah memberikan kesimpulan akhir pada pidato serta, pada pernyataan akhir tersebut didukung oleh adanya bukti dan argumen.
  4. Menentukan judul. Judul salah satu cara atau alat yang membuat audience tertarik. Maka menentukan judul berupa kalimat pertanyaan dan memberikan janji manfaat dari pidato anda.

Begitulah cara dalam menyusun atau merencanakan dalam mempersiapkan pidato. Semoga bermafaat bagi teman-teman yang sedang merencanakan untuk public speaking. Terima kasih semuanya…