Mengapa Luar Angkasa Gelap Padahal Banyak Bintang?

Rancah.com – Apakah kamu pernah bertanya mengapa luar angkasa itu gelap ? Padahal kita tau bahwa luar angkasa itu mungkin tidak terbatas.

Dan sejauh memandang mata kita di langit di malam hari, maka kita akan melihat bintang yang tidak terhitung jumlahnya. Sedangkan bintang itu sangat terang. Kalau matahari itu bintang loh. Seharusnya malam hari juga ikutan terang lah karena banyak banyak bintang.

Mungkin didalam hati kamu ada yang menjawab nih, bahwa langit dimalam hari itu gelap karena bagian bumi kita tidak terkena cahaya matahari. Engga salah juga sih, bahwa salah satu alasan mengapa langit kita terang dan berwarna biru disiang hari karena cahaya matahari tersebar di atmosfir bumi. Sedangkan kita yang berada di bulan tanpa atmosfir, langit akan terlihat selalu gelap. Walaupun matahari sedang menyinari kita.

Luar angkasa tidak memiliki atmosfir dan luar angkasa memiliki banyak ruang kosongnya sehingga ketika ada cahaya, cahaya tersebut akan tetap bergerak lurus sampai dia memantul pada suatu benda.

Dan ketika cahaya dari luar angkasa memantul pada suatu benda, barulah kita melihat semua warna dan spectrum yang dihasilkan. Jawaban kedua, ketika Hubble mengambil foto di luar angkasa yang sangat jauh, maka teleskop tersebut harus menggunakan inframerah, kenapa? karena bintang dan galaksi itu akan terus bergerak menjauhi kita. Karena alam semesta itu mengembang. Efek dubller yang mengakibatkan bintang yang bergerak menjauhi kita akan semakin berwarna merah.

Dan semakin jauh posisi mereka, maka akan menjadi tambah berwarna merah. Sehingga mereka menjadi inframerah. Kita pun tak bisa melihat mereka dengan mata telanjang. Harus pakai teleskop.