Kamu Pemula dalam Membuat Puisi? Berikut 8 Tips Membuat Puisi Indah

Tips Membuat Puisi Indah

Kamu Pemula dalam Membuat Puisi? Berikut 8 Tips Membuat Puisi Indah – Dalam ilmu sastra dikenal sebuah karya tulis tidak ilmiah (sastra) yang disebut dengan puisi. Puisi merupakan sebuah karya yang berfungsi sebagai, antara lain: komunikasi, penyampaian aspirasi, penyampaian terhadap hal yang laten (rahasia), dan lain-lain.

Bagi seorang pemula, membuat puisi yang indah merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan dalam puisi harus menitikfokuskan sastra yang tinggi dan indah. Berikut ini akan saya sajikan 8 Tips untuk kamu-kamu yang ingin berfokus atau belajar dalam membuat puisi yang indah. Next!.

1. Membaca

Kenapa harus membaca? Karena dengan membaca wawasan kamu akan semakin luas. Di sisi lain kamu akan memiliki banyak referensi dengan membaca. Baca buku-buku yang berbau sastra dengan intensitas yang tinggi, karena hal tersebut dilakukan agar kamu lebih paham bagaimana sastra yang baik dan benar serta indah.

Tidak hanya dengan membaca buku saja, kamu juga bisa membaca kondisi, situasi, dan alam di sekelilingmu. Kenapa begitu? Dari membaca itu semua kamu akan mendapatkan sebuah inspirasi. Tapi jangan sering dalam mencari inspirasi, karena jika hanya dengan mencari atau menunggu datangnya inspirasi kamu tidak bisa disebut sebagai penulis (pemula/profesional), tapi kamu layak disebut sebagai pencari atau penunggu (kan ngeri).

2. Tonton Film Berkualitas

Dalam dunia perfilm-an adakalanya kualitas film itu rendah dan ada yang tinggi. Bukan resolusi atau ukuran Gigabite-nya, melainkan kualitas film. Jadi ada film yang standar dan ada yang di bawah atau di atas standar. Dan jika kamu pemula dalam menulis puisi, tips yang satu ini juga perlu kamu lakukan, karena dengan menonton film berkualitas, kamu dapat memiliki gambaran dan inspirasi.

Namun film yang kamu tonton bukan sebuah tema atau judul yang akan kamu tulis dalam puisi, melainkan kamu bisa menjadikannya sebagai analogi. Saya akan berikan contohnya di bawah ini:

“Setelah lama kita tak saling bersua

Akhirnya kita pun bersua dalam satu rasa

Namun, aku tak tetap dapat mencuri hati orang tuamu

Dan kini, engkau kembali kepada ketiadaan dalam pandanganku

Bak Valak yang hilang tanpa jejak

Setelah namanya ditulis dan disebut dalam al Kitab”

3. Luangkan Waktu Produktif

Dalam segala hal yang ingin kita tekuni. Seperti menulis, membuat karya seni, belajar bahasa inggris, kita memerlukan waktu yang produktif atau yang luang. Ketika kita membuat puisi dalam keadaan genting, tidak tenang, dan waktu-waktu yang menurut kamu tidak enak untuk mengerjakan apapun, hasilnya tidak akan pernah maksimal.

Kamu perlu meluangkan waktu di mana pikiranmu dalam keadaan tenang, jernih, penuh inspirasi, dan mood yang bagus. Dengan cara seperti itu, kamu dapat membuat puisi yang Indah dan akan membuatmu bangga membuatnya.

4. Mulai Menulis Sesuatu

Walaupun kamu masih tergolong pemula dalam menulis puisi, jangan hanya diam dan mencari-cari inspirasi saja. Mulailah dengan menghadap kepada kertas dan pulpen ataupun pena dan mulailah menulis. Biasakanlah menulis, menulis, dan menulis.

Untuk permulaan mungkin kamu dapat menulis sesuatu yang ada di sekitarmu. Misalnya, rumahmu dekat dengan persawahan, tiba-tiba ada burung-burung secara bergerombol terbang, dari situ kamu bisa membuat puisi. Karena melihat burung bergerombol terbang, lalu kamu menulis puisi dengan judul “Burungku Tidak Hanya Satu” (Contoh ya).

5. Perbanyak Diksi

Kalimat satu: “Lalu kamu pulang dengan wajah merona, tapi menangis”.

Kalimat dua: “Lantas engkaupun pulang dengan wajah merona sembari menangis”.

Dari dua kalimat itu tadi lebih indah mana menurut kamu? Pasti kamu lebih memilih kalimat kedua yang lebih indah. Hal ini dikarenakan diksi (pemilihan kata). Diksi dalam pembuatan puisi itu sangat diperlukan. Tidak hanya dengan diksi-diksi yang sehari-hari kita dengarkan biasanya, ciptakan puisi dengan diksi yang menarik nan indah, agar pembaca atau pendengar puisimu menjadi terkesima melihatnya. Bahkan bisa saja ada yang menyukaimu secara diam-diam karena puisimu.

6. Buat Rima Yang Indah

Rima merupakan pengulangan bunyi yang berselang. Sebagaimana dalam pantun, puisi juga memiliki sajak, namun istilahnya adalah rima. Salah satu hal yang dapat meninjau keindahan puisi adalah keindahan rimanya. Rima ini tergantung kamu sendiri mau bagaimana membuatnya. Jadi indah atau tidaknya sebuah puisi tergantung dirimu sendiri. Berikut contohnya:

“Kopi sudah tidak pahit lagi (a)

Karena gula terlalu murah menjual kemanisannya (b)

Manis memang bukan karena gulanya (b)

Karena gula tidak memiliki lesung pipi semanis Siti” (a)

Huruf yang terdapat dalam kurung tersebut merupakan rima yang saya buat dalam puisi di atas. Kamu bisa memakai rima sesuka hatimu. Sesuka penamu menyusuri taman lembar putihmu.

7. Koreksi

Jika kamu selesai dalam membuat puisi, jangan terburu-buru untuk mempublikasikan atau mensosialisasikannya ke siapapun. Walaupun mereka hanya tahu keindahan, mereka tidak tahu esensi dari keindahan (kecuali sastrawan).

Sebagaimana sebuah skripsi, mahasiswa-mahasiswa yang sedang menjalani semester muda (3 misalnya), akan memandang luar biasa kepada kakak tingkatnya yang sudah membuat skripsi. Namun dalam penyelesaian tugas akhir ini jangan lupakan istilah “revisi”. Revisi dilakukan agar tugas akhir mahasiswa ini lebih berkualitas, artinya dilakukan perbaikan agar memenuhi standar ataupun di atas standar.

Dalam penulisan puisi, koreksi sangat diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mencari beberapa kesalahan, atau ketidakindahan dalam puisi tersebut. Misalnya, diksi yang kurang tepat, akhir puisi yang belum klimaks (belum menggambarkan arti puisi tersebut), ada beberapa kalimat yang tidak sesuai tema puisi. Koreksilah! Koreksilah!.

8. Latihan Sering dan Sungguh-Sungguh

Tidak ada sebuah keterampilan yang luar biasa tanpa latihan yang luar biasa pula. Untuk memiliki keterampilan dalam menulis puisi kamu perlu terbiasa. “Bisa karena terbiasa”. Dengan membiasakan diri untuk sering menulis puisi, seiring berjalannya waktu, banyaknya karya, dan koreksi-koreksimu, maka kamu akan menjadi penulis puisi yang dapat memahami kekurangan puisi. Dengan memahami kekurangan tersebut kamu dapat membuat karya sastra puisi yang Indah.

Itulah Tips Membuat Puisi Indah. Semoga kamu dapat melakukannya. Jika ada tips yang perlu dilakukan selain  tips di atas lakukan. Sebuah karya itu subyektif. Menurutmu indah, akan menjadi indah tanpa memedulikan persepsi orang lain. Bagikan artikel ini ke banyak orang jika kamu merasa orang juga membutuhkannya. Terimakasih.