Kangen Muncak? Begini Update Aturan Gunung-gunung di Indonesia di Masa New Normal

Rancah.com – Pendaki di seluruh penjuru Indonesia pasti sudah sangat merindukan sejuknya atmosfer ketika berada di ketinggian, rindu kehangatan sunrise dan rindu bercengkrama bersama kawan-kawan sambil memasak makanan yang menghangatkan tubuh. Yaps, pasti kamu salah satunya, ngaku aja deh hahaha …. Eits tapi tunggu dulu, sebagai pendaki yang bijak kita tak bisa mengedepankan ego kita untuk nekat mendaki gunung demi memuaskan rasa rindu. Pendaki bijak akan melihat dan menimbang untuk melakukan pendakian di masa pandemi ini demi keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang banyak. Pendakian di masa pandemi ini pastinya sangat mengedepankan protokol-protokol kesehatan agar penyebaran virus Covid-19 ini bisa diminimalkan. Yuk sebelum kamu memutuskan melakukan pendakian, cek terlebih dahulu status gunung-gunung ini supaya nantinya kamu aman dan tidak kecewa!

Gede Pangrango

Seperti dilansir dalam laman kompas.com, Kepala Balai TNGGP, Wahju Rudianto, menyatakan bahwasanya status jalur pendakian Gunung Gede Pangrango masih ditutup dikarenakan menunggu kebijakan masing-masing kabupaten baik Cianjur, Bogor, dan Sukabumi. Penyusunan protokol kesehatan untuk pendakian sudah dibuat. Salah satu protokol yang dikuatkan adalah aturan SIMAKSI online, walau sebelum masa pandemi aturan ini sudah diberlakukan, namun akan dikuatkan lagi.

Papandayan

Gunung yang menjadi destinasi utama bagi pendaki pemula ini sudah dibuka sejak 8 Juni 2020 lalu. BKSDA memastikan pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan telah menetapkan protokol kesehatan pencegahan virus Covid-19. Seperti dilansir dalam laman superadventure.co.id. beberapa protokol kesehatan yang diberlakukan bagi pendaki maupun pengunjung adalah menggunaan masker, pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dengan hand sanitizer, membawa Surat Keterangan Sehat dari dokter, serta pembatasan jumlah pendaki yaitu hanya 10 orang setiap grupnya.

Prau

Siapa yang sudah ngga tahan sama keindahan sunrisenya Gunung Prau? Yaps gunung yang tergolong ramah bagi pemula ini keindahannya tak tertandingi. Kamu sudah bisa berbahagia karena jalur pendakian Gunung Prau sudah akan dibuka mulai tanggal 3 Juli 2020, namun pembukaaan ini adalah sebagai masa uji coba. Seperti dilansir dalam kompas.com uji coba ini akan berlaku selama sebulan kedepan, dengan pembatasan pengunjung bagi warga yang berasal dari wilayah DIY dan Jawa Tengah saja. Protokol-protokol kesehatan diberlakukan secara ketat, diantaranya pembatasan kuota pengunjung hanya 1.500 orang per harinya dan membawa Surat Sehat dari  dokter.

Andong

Kamu pasti kangen deh dengan view samudera awan di Gunung Andong? Yaps memang ter-debest deh gunung yang berlokasi di Magelang ini! Tapi kamu mesti bersabar karena Gunung Andong melalui akun instagramnya @infoandong secara resmi menyatakan masih diberlakukannya penutupan jalur pendakian, pihaknya juga menhimbau untuk tidak percaya pada berita-berita hoax yang bertebaran tentang pembukaan jalur pendakian. Pihak Gunung Andong masih beracuan pada Surat Edaran Bupati Magelang yang menyatakan perpanjangan masa tanggap darurat mulai tanggal 30 Mei 2020 sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Yuk jangan terburu-buru, kamu harus jadi pendaki yang bijak ya!

Lawu

Seperti dilansir dalam kompas.com, jalur pendakian Gunung Lawu sudah dibuka sejak 21 Juni 2020 lalu, dan pihak Disparpora Karanganyar sudah melakukan evaluasi dan sudah sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan virus Covid-19. Berikut adalah protokol yang harus dipatuhi selama pendakian Gunung Lawu. Yuk yang sudah kangen sabana Lawu harus patuhi aturan yak!

Merbabu

source pict: ungarannews.com

Gunung Merbabu yang ditutup sejak 15 Maret 2020 belum ada kabar ada pembukaan jalur pendakian, pihak Gunung Merbabu seperti pada akun instagramnya @tngunungmerbabu_official menyatakan untuk mewaspadai adanya hoax mengenai pembukaan jalur. Saat ini, pihak Balai TN Gunung Merbabu bersama Gugus Tugas Covid-19 sedang melakukan simulasi reaktivasi bertahap kunjungan kawasan Wisata Alam TN Gunung Merbabu. Sabar yak kamu para perindu ketinggian!

Slamet

Ada sedikit kabar menggembirakan buat kamu! Seperti dikutip pada akun instagram Gunung Slamet @slametmountain, mulai 3 Juli 2020 kamu sudah bisa melakukan kegiatan camping di view Slamet jalur Bambangan namun hanya sampai campgroundnya. Namun, untuk pendakian masih belum ada kabar ada pembukaan jalur secara resmi. Yuk kamu bisa ngopi-ngopi cantik dulu di campground, tapi selalu ingat protokol kesehatan yak!

Sumbing Sindoro

Sejak adanya penutupan sementara kegiatan pendakian oleh Perhutani KPH Kedu Utara pada tanggal 17 Maret 2020, sudah mulai terdengar angin segar bahwa akan diadakan uji coba pembukaan jalur pendakian untuk dua gunung kembar ini. Eits, tapi ingat ya, bukan berarti jalur sudah dibuka untuk saat ini, jadi kamu harus bersabar sedikit lagi. Protokol kesehatan masih disiapkan dari setiap basecamp seperti pembatasan kuota pendaki dan hanya pendaki ber-KTP DIY dan Jateng yang diperbolehkan. Kamu bisa pantau info terbaru dan terlengkapnya di akun instagram @sindorosumbingmountain.

Semeru

source pict : travel.detik.com

Gunung yang kerap disebut sebagai atapnya Pulau Jawa ini sejak tanggal 19 Maret 2020 masih dilakukan penutupan jalur pendakian demi mencegah penyebaran virus Covid-19. Belum ada kabar resmi tentang pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru dikarenakan masih menunggu rekomendasi dari pemerintah berbagai daerah yang meliputi seperti Malang, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan. Seperti dilansir dalam laman medcom.id, Kasubbag Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar TNBTS, Sarif Hidayat, mengatakan taman nasional akan dilakukan reaktivasi secara bertahap untuk kunjungan wisata alam selama masa transisi new normal sesuai arahan pemerintah pusat. Tahan dulu ambisimu untuk meraih puncak atap Pulau Jawa ini yak!

Rinjani

Angin segar mulai berhembus dari Gununng Fenomenal di Lombok ini, pasalnya pembukaan wisata Gunung Rinjani akan dibuka mulai tanggal 7 Juli 2020 mendatang. Heits! tapi yang perlu diperhatikan adalah pembukaan ini adalah untuk wisata One Day Trip atau yang mengharuskan durasi berkunjungnya selama 1 hari, jadi buat kamu yang mau mengadakan kegiatan camping atau kegiatan pendakian yang lebih dari 1 hari belum diperbolehkan. Persiapan pembukaan tahap 1 terus dilakukan agar nantinya siap dari hulu sampai hilir. Kamu bisa memantau update mengenai pembukaan wisata ini melalui akun resmi instagram @gunungrinjani_nationalpark. Yuk cermati infonya yak!

So! Buat kamu jadilah pendaki yang bijak yang memperdulikan keselamatan diri, keselamatan orang lain dan kelestarian lingkungan. Bagi kamu yang berniat mendaki di masa pandemi ini, tetap patuhi segala himbauan dan protokol kesehatan dari pihak berwenang.