Pembahasan One Piece 988, Dimulainya Perang Besar-Besaran di Wano

Rancah.com – Akhirnya Manga One Piece Chapter 988 resmi dirilis Jumat, tanggal 21 agustus 2020. Setelah sebelumnya pada Chapter 987, sang kapten Luffy mendeklarasikan perang besar-besaran di Wano, akhirnya pada chapter ini Perang Besar-Besaran nyata dimulai. Bagaimanakah alur cerita One Piece kemarin, saya akan merefresh beberapa moment yang terjadi.

  1. Cover Chapter 988, “Maaf Membuatmu Menunggu”

Seperti Chapter beberapa pekan terakhir, cover chapter kali ini masih membahas terkait perjuangan Pound bertemu Chiffon dan Lola. Setelah Pound mengenalkan diri sebagai ayah dari mereka berdua, pada Cover Chapter 987 yang terbit 2 minggu lalu ternyata dia ditinggalkan oleh  Chiffon dan Lola yang menaiki kapal milik Bege. Pada Cover Chapter 988 kali ini, Pound berusaha mengejar Kapal Bege dengan berenang dilautan. Luar Biasa perjuangan Pound untuk diakui oleh anak-anaknya, sekilas perjuangannya mirip dengan perjuangan Oden untuk bergabung dengan Shirohige. Kita tinggal tunggu apakah akhirnya keluarga kecil ini dapat bersama dikemudian hari.

  1. Jack VS Ming

Jack adalah satu dari tiga komandan bencana Bajak Laut Beast. Dia merupakan orang yang paling bertanggung jawab terhadap kehancuran yang terjadi di Negeri Pulau Zou. Jack memberikan bekas luka dalam bagi seluruh rakyat Mink. Jack berhasil menghancurkan Negeri Pulau Zou dengan pertarungan yang tidak fair dikarenakan menggunakan gas beracun untuk menghabisi mental dan nyawa anggota rakyat Mink. Pada Chapter kali ini, Jack datang bersama pasukannya ke atap Onigashima dengan niat membantu pertarungan Si Kapten Kaido melawan Akazaya Nine. Tetapi agar tidak mengganggu pertarungan anggota Akazaya Nine, para anggota Suku Mink muncul untuk membantu. Dengan Mode Sulong, Guardians Hutan Paus dan 3 Muskeeter Inaurashi akan menghadapi Jack. Pertarungan balasan antara Mink dan Jack dimulai.

  1. Sanji VS King

Penyelamatan Si Bocah Mesum Momo dari tiang eksekusi akhirnya berhasil. Diawali dengan Shinobu yang diam-diam mencoba untuk melepaskan rantai pengikat Momo, akhirnya Shinobu ketahuan oleh King dan Queen yang menjaga Momo. Shinobu dipukul jatuh oleh King, tetapi diam-diam Sanji dengan menggunakan Raid Suit Germa berhasil memutus rantai dan menyelamatkan Momo. Sanji yang di Chapter sebelumnya sibuk keluar masuk rumah bordil menggunakan kemampuan menghilangnya muncul membebaskan Momo. Tetapi bencana dimulai, King merespons dengan mode buah setannya mendorong jatuh Sanji. Pertarungan minggu depan sepertinya berlanjut antara sang Komandan Utama Bajak Laut Beast dengan Koki Bajak Laut Mugiwara. Tidak mungkin Sanji tumbang sekali pukul.

  1. Mama Besar Sedang Marah Besar, Luffy Sibuk

Big Mom benar-benar dibuat kesal oleh tingkah Luffy. Dari kejadian Whole Cake Island sampai pesta aliansi Yonkou di Wano. Big Mom menghajar luffy dengan jurusnya “Ikoku”, sekali ayun jurus Luffy langsung terjerembab. Luffy yang ingin segera pergi ke atas onigashima untuk membantu Kinemon cs sepertinya harus tertunda keinginannya. Big Mom mau menunjukkan kemampuan Yonkou yang dimilikinya.

  1. Tabrakan Maut ulah Franky dan Brook

Nami dalam bahaya, ketika Big Mom mengamuk dan memanggil Zeus. Zeus yang merupakan hommi buatan Big Mom, ketakutan dan terpaksa mengikuti perintah sang pemilik sejatinya. Nami yang lari ketakutan mengatakan dia membenci Zeus dan tak akan memaafkannya. Dalam kondisi bahaya, Franky dan Brook muncul. Lagi-lagi kejadian Zeus terbelah terulang, Brook berhasil menebasnya dan Franky menabrakkan motor yang dinaikinya bersama Brook tepat dimuka Big Mom. Franky memang muncul tidak dengan mode buah iblis, tetapi dengan mode “keren” yang selalu melekat kepadanya. Dasar Franki Aniki. Dari kejadian ini, kita menunggu kondisi Big Mom pasca ditabrak, apakah dia lupa ingatan kembali. Bahaya bagi Kaido jika Big Mom kembali beralih membantu Mugiwara cs.

Itulah kejadian-kejadian epic yang terjadi pada Chapter One Piece 988, jika ada kesalahan dalam artikel kali ini mohon dibenarkan dan silahkan utarakan pendapat anda di kolom komentar dengan bahasa sopan.