Jangan Lupa untuk Menangis

Rancah.com – Sejatinya setiap manusia pasti selalu menginginkan segala hal yang terjadi dalam hidupnya berjalan dengan baik dan penuh dengan kebahagiaan. Tanda tanya besar mengenai apa yang terjadi selanjutnya kerap terlintas pada kepala tiap-tiap individu. Besarnya harapan setiap manusia membuat realita yang terkadang tidak sesuai dengan ekspetasi, setelah itu kecewa sering jadi akhir dari harapan yang terlalu tinggi. Selalu menyematkan kalimat “Tidak apa-apa” dalam setiap kecewa sering menjadi teman yang terkadang muncul setelah harapan yang terlalu tinggi. Kalimat “Tidak apa-apa” adalah salah satu jawaban terakhir yang dapat diutarakan ketika ditanya mengenai perasaan hati.

Hidup tidak melulu tentang bahagia. Hidup harus terus seimbang antara bahagia dan sedih. “Akan ada pelangi yang sangat indah setelah hujan yang sangat deras.” adalah sebuah ungkapan yang harus terus ditanamkan dalam kepala tiap-tiap individu. Maka dari itu, jangan lupa menangis. Sebab menangis dapat meluapkan emosi dan memberikan rasa lega bagi jiwa dan raga. Selain itu, air mata juga mampu membersihkan mata manusia. Menangis juga merupakan salah satu bentuk ekspresi sedih dan emosi dari seseorang, dimana orang lain pun dapat mengerti apa yang sedang dialami seseorang tersebut lewat tangisan. Sangat tidak apa-apa, dan sangat diperbolehkan untuk menangis. Sebab tidak ada peraturan yang melarang seseorang untuk meluapkan kesedihannya dengan cara menangis, hal tersebut sangat manusiawi. Menangis bukanlah suatu pembuktian bahwa kita lemah, menangis adalah salah satu pembuktian bahwa kita masih memiliki hati dan perasaan.


Jangan pernah merasa takut untuk menangis. Manusia butuh bahagia dan juga sedih sesuai dengan porsinya masing-masing. Sebab hidup tidak melulu perihal manis, canda tawa, dan bahagia saja. Bagaimana caranya kita bersyukur dan menikmati rasanya bahagia, bila tidak pernah merasakan sedih juga? Jadi, jangan pernah lupa untuk menangis ya.



    KOMENTAR