Apa itu Sosiopat? Kenali Ciri-cirinya

Rancah.com – Istilah anti sosial atau sering disingkat ‘ansos’ memang tengah populer saat ini. Istilah ini digunakan untuk seseorang yang memiliki sifat penyendiri tau bahkan introvert. Padahal sebenarnya antisosial adalah nama lain dari sosiopati, yaitu salah satu jenis gangguan kepribadian nyata yang sebenarnya merupakan kondisi kesehatan mental serius.

Gangguan ini mempengaruhi bagaimana seseorang berpiki, merasakan, menerima gagasan atau berhubungan dengan orang lain. Ada cara untuk mengetahui apakah anda seorang sosiopat atau orang-orang disekitar anda juga demikian, berikut penjelasannya.


APA ITU SOSIOPATI

Sosiopati adalah suatu gangguan kepribadian yang mengacu pada perilaku dan pola pikir antisosial. Secara medis, seorang sosiopat memiliki pola perilaku yang eksploitatif, penuh tipu daya, mengabaikan hukum, melanggar hak orang lain, serta kasar (kriminal) tanpa memiliki motif yang jelas. Seorang sosiopat memiliki pemikiran yang tidak dapat diprediksi.

Seorang sosiopat memiliki hati nurani yang cacat. Ia bisa membedakan mana yang salah mana yang benar, tetapi memiliki untuk mengabaikannya.

Penyebab pasti sosiopat tidak diketahui. Namun Kecenderungan sifat ini di yakini sebagai hasil interaksi yang kompleks dari faktor genetik dan lingkungan misalnya, pelecehan anak, orang tua pemabuk. Seseorang dapat dikatakan sosiopat setidaknya ia harus berusia 18 tahun, serta terlebih dahulu memiliki riwayat masalah perilaku pada masa kanak-kanak seperti membolos, melanggar norma (misalnya melakukan kejahatan atau penyalahgunaan obat), dan perilaku merusak atau agresif lainnya.

Ada lebih banyak sosiopat laki-laki di dunia ini dibandingkan dengan perempuan.

CIRI-CIRI SEORANG SOSIOPAT

1. Memiliki ego besar

Ego yang besar sering kali diperlihatkan oleh seorang yang narsistik dengan kesombongan dan keegoisan yang besar, karena butuh untuk terus-menerus dikagumi oleh orang lain. Sosiopat memiliki sifat menganggap dirinya adalah yang terbaik, segalanya, pusat dunia. Mereka cenderung menyalahkan orang lain atasa kesalahan mereka sendiri. Sosiopat biasanya lihai dalam mempengaruhi orang lain untuk percaya kepadanya agar terjadi konflik.

2. Karismatik, sangat cerdas tapi manipulatif

Sosiopat adalah seorang pendusta, entah untuk tujuannya untuk menggolkan misinya atau untuk bersenang-senang mempermainkan orang lain. Seorang sosiopat cenderung menampilkan emosi datar dan tenang, sangat jarang menampilkan kegugupan atau kecemasan. Karena memiliki toleransi yang rendah, ia bisa menampilkan respon emosi yang tidak sesuai dengan keadaan yang dihadapi.

Karena memiliki kecenderungan manipulatif ini orang awan sangat sulit membedakan kejujuran atau kebohongan seorang sosiopat. Atau bahkan tidak akan mengetahui bahwa mereka memiliki gangguan kepribadian.

3. Tidak perduli dengan orang lain

Sosiopat sering mengabaikan orang lain. Ini dimulai sejak usia dini, remaja, sampai dewasa. Seorang sosiopat tidak memiliki kasih sayang. Mereka tidak memperdulikan keselamatan orang lain.

4. Terus menerus melanggar hukum

Sosiopat ditandai dengan perilaku impulsif, yang diikuti oleh sifat mudah meledak marah dan agresif. Ini ditunjukkan dengan seringkali berontak dengan kasus hukum seperti perkelahian fisik atau serangan berulang. Sifat impulsif dan tidak bertanggung jawab ini juga ditunjukkan di aspek kehidupan lainnya, seperti kewajiban sosial seperti pekerjaan, sekolah atau urusan keuangan.



    KOMENTAR