Home Uncategorized Siapa Menang Debat Capres ? Inilah Penilaian Debat Capres Ke 5

Siapa Menang Debat Capres ? Inilah Penilaian Debat Capres Ke 5

Rancah.com –  Penilaian Debat Capres terakhir alias Debat ke 5 dinilai berlangsung dengan panas. Dimulai dari awal debat, Prabowo langsung mulai menyerang pemerintahan Petahana Presiden Jokowi dengan menyebutkan bahwa saat ini Kondisi Indonesia sedang berjalan ke arah yang salah.

Penilaian debat Capres ini dinilai panas adalah seperti diucapkan oleh Akademisi dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Mikhael Raja Muda Bataona, MA.

“Menurut saya, debat kali ini terlihat langsung panas karena dimulai dengan serangan Prabowo-Sandi kepada Jokowi-Amin bahwa negara berjalan ke arah yang salah, tetapi serangan ini langsung dijawab secara cerdas oleh Jokowi,” kata Mikhael Bataona seperti dikutip dari laman Antara.

Mikhael menambahkan bahwa narasi yang langsung diungkapkan Prabowo ketika debat baru saja mulai dinilai cukup menaikkan tensi debat. Prabowo mengatakan bahwa Indonesia saat ini berada di jalur salah dengan rangan bangun ekonomi yang salah. Namun sayang, Prabowo hanya mengkritik tanpa mengatakan apa yang harus dilakukan, atau direncanakan kedepan jika mereka terpilih kelak.

Lalu pernyataan Prabowo yang tidak diberi dengan solusi itu langsung dijawab Oleh Jokowi, dengan pemerintahan selama ini Pemerintahan mereka telah membangun Infrastruktur dengan tidak Jawa-Sentris, namun Indonesia-Sentris. Menurut Mikhael jawaban Jokowi ini langsung mematahkan apa yang disebut Prabowo di awal-awal.

Ia juga menambahkan  bahwa negara justeru berjalan ke arah yang benar bahwa industri hanya bisa berjalan, jika ada infrastruktur dan itu sudah dilakukan oleh Jokowi-Jk.

“Hal lain yang menurut saya menarik adalah jawaban Jokowi yang sangat tegas dan dengan wajah serius soal mengurus ekonomi negara bahwa ekonomi makro itu berbeda dengan mengurus ekonomi mikro. Tidak bisa mengambil contoh dari si A atau si B lalu membuat program tetapi harus berbasiskan variabel penerimaan dan permintaan,” kata staf pengajar pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unwira itu.

“Bagian ini, saya kira Jokowi unggul. Apalagi pernyataan Prabowo bahwa ekonomi menyimpang dari filosofi, juga tidak dijelaskan sehingga terlihat bahwa publik melihat itu hanya sekedar pernyataan normatif dari debat ke debat,” katanya.

Dia menambahkan, jawaban Jokowi atas serangan Prabowo juga terlihat kuat dan argumentatif bahwa pemerintahannya bersama Jusuf Kalla tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tapi juga pada pemerataan yaitu bukan Jawa sentris tapi Indonesia sentris adalah sebuah jawaban yang punya basis filosofis sangat kuat.

Tentang keadilan bagi semua menurut dia, dalam bidang ekonomi, program oke oce dari Sandi juga tidak dijelaskan dengan bukti-bukti yang konkret.

Satu lagi yang menurut Mikhael sangat tidak disangka-sangka akan keluar dari ucapan Prabowo, adalah ketika Capres 02 itu mengatakan bahwa Indonesia harus belajar dari China dalam hal pembangunan Ekonomi. Padahal, jelas selama ini China  sangat di benci dalam banyak pembicaraan tentang pembangunan-pembangunan NKRI. Hingga sampai mengeluarkan istilah Antek China. Lah.. 😀

“Cina adalah negara totaliter dan sosialis sehingga sistem ekonominya berbeda dengan Indonesia,” katanya.

Sementara itu penilaian debat capres ke 5 soal Soal ekonomi mikro juga terlihat Jokowi-Amin unggul karena Pasangan capres 01 menguraikan dengan jepas apa yang dilakukan selama 4,5 tahun, seperti program Mekar dari Jokowi-JK sampai dengan nasabah 4,2 juta ibu-ibu, juga Bank Wakaf Mikro hampir 90 persen itu nasabahnya wanita dan sedang berjalan.

“Jadi secara umum menurut saya, kelihatan bahwa Jokowi-Amin lebih unggul karena mereka menjawab dengan data dan fakta,” katanya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here